Monday, July 30, 2007

buat dia yang berada di negara seberang

di antara aku dan dia terdapat ruang
jeda sempit nan memisahkan seperti jurang
tak terlihat namun terasa dan tak dapat menghilang
menjadikan interaksi antara aku dan dia berdinding
masalah-masalah pun hadir tanpa diundang
membuat prahara itu menjadi tinggi nan menjulang

aku selalu ingin berpacaran seperti orang-orang
dimana aku dapat bertemu dengannya saat sabtu datang
aku ingin sekali menatap wajah dan menyentuhnya sekarang
namun hal itu tak terwujudkan karna jarak membentang

apakah dia dapat merasakan jantungku yang berdegup kencang
mendengar nyanyian cinta dari hatiku yang terus berkumandang
bahwa dialah orang yang kusayang
bersamanya membuat hatiku senang

aku ingat dulu dia pernah berkata ingin memberiku gelang
gelang emas yang tak sempat kupegang
namun aku menghargai sekali niatnya memberiku barang

saat perpisahan terakhir kami ada masalah soal payung
namun masalah itu tak berbuntut panjang
karena dia bilang hanya bercanda untuk membuatku tertawa riang
sekarang hal-hal semacam itu hanya bisa kukenang

aku merasa tidak tenang
karena aku dan dia meredam seperti patung
berkali-kali sudah kita mencoba untuk berbicara terus terang
tapi kata-kata pemikiranku selalu membuatnya berang
emosinya membuatku takut sampai merinding

kini aku bingung
memikirkan ini membuat hati dan pikiranku sakit seperti gigi berlubang
namun aku tak mau membuat keadaan ini bagai mengambang
aku berharap membaca ini hatinya bisa bergeming

aku tidak pandai mengarang
aku juga tidak pandai mengutarakan doa bagus nan gemilang
namun satu harapan ada di hati, terpasung
semoga Tuhan menyatukan aku dan dia setelah waktu berselang



alice'300707
Read More

© 2012 The adventure of life, AllRightsReserved.

Blog template credited to Bestbloggertemplate